Menguasai Pertempuran dengan E-stein, Hero Mage Terkuat di Heroes Evovled! Guide E-stein

GCUBE heroes-evolved-hero-e-stein-portrait

Pendahuluan

heroes-evolved-hero-e-stein-xmas-formula

Sebagai hero tebaru Heroes Evolved di akhir tahun 2017, E-stein berhasil dengan sangat cepat meraih popularitas (menduduki peringkat 6 hero terpopuler hanya dalam seminggu). Ini memang tidak aneh, mengingat skill-skill yang dimiliki E-stein sangatlah kuat, dengan cooldown yang relatif rendah. Selain dapat memanggil pasukan cannon dengan skill 1, skill Ultimate-nya juga dapat memberikan damage area yang sangat besar.

Fokus dari guide ini adalah memanfaatkan skill Ultimate E-stein sebaik mungkin. Untuk mencapai hal ini, build item, glyph dan jewel pada guide ini mengutamakan pada pengurangan cooldown dan peningkatan kekuatan spell miliknya. Dengan cara main, build skill dan item yang tepat, mendapatkan kill terbanyak, melakukan push dengan cepat maupun membuka pertarungan tim bukanlah hal yang sulit untuk hero jenius satu ini.

Kelebihan dan Kekurangan E-stein

Kelebihan:

  • Dapat melakukan pushing dengan baik dari awal sampai akhir game dengan skill 1.
  • Skill ultimate sangat efektif digunakan dalam pertarungan tim.

Kekurangan:

  • Cenderung tipis sehingga memerlukan penempatan hero dan cannon yang baik.
  • Memiliki mobilitas yang rendah sehingga sangat sulit untuk kabur.

Glyph dan Jewel

Glyph

Tahap awal game akan terasa cenderung lebih sulit saat memainkan E-stein. Oleh karena itu, semakin cepat perkembangan item E-stein, akan semakin baik. Untuk membantu dalam hal ini, Glyph merah Miser (Kikir) dan Glyph biru Bounty Hunter (Pemburu Hadiah) adalah pilihan paling tepat untuk hero E-stein.

Seperti yang telah dibilang sebelumnya, skill-skill E-stein (terutama saat berada di Future Form, bentuk saat menyalakan skill Ultimate) dapat memberikan damage area yang besar. Ini memudahkan E-stein dalam meraih kill terhadap hero lawan, bahkan dalam jumlah banyak sekalipun. Hal ini menyebabkan E-stein dapat membantu teman yang sedang di-gank ataupun sedang dalam pertarungan melawan sejumlah hero lawan. Untuk mempercepat bala bantuan dari E-stein, Glyph hijau Back and Forth (Pulang Pergi) menjadi pilihan yang terbaik.

 

Jewel

Build jewel yang digunakan di atas adalah guna meningkatkan kekuatan spell yang dimiliki E-stein serta mengurangi cooldown sebanyak mungkin. Ini akan sangat berguna dalam memanfaatkan skill Ultimate dari E-stein. Selain damage yang akan bertambah besar, cooldown yang cepat juga dapat membuat E-stein menggunakan skill Ultimate-nya hanya dengan jeda sebentar saja.

Build Item E-stein

Ketika Memulai Permainan
Boots-1-Dash-Boots
Dash Boots
(Sepatu Gesit)

Item pertama yang harus dibeli E-stein adalah Dash Boots (Sepatu Gesit). Nilai awal dari status kecepatan gerakan yang dimiliki E-stein bisa dibilang cenderung rendah. Tanpa item Dash Boots di awal permainan, pergerakan E-stein akan semakin terbatas dan menjadi mudah dibunuh lawan. Namun tidak seperti pada umumnya, setelah membeli Dash Boots, kamu tidak perlu langsung meningkatkan menjadi jenis sepatu lain dan dapat langsung menuju item berikutnya.

Setelah membeli Dash Boots sebagai item pertama, lanjutlah untuk membeli Chronos Crown (Mahkota Kronos). Item ini harus dibeli sesegera mungkin karena efeknya akan maksimal setelah 5 menit. Chronos Crown menjadi sangat berguna karena dapat menutupi kekurangan E-stein yang cenderung lembek. Dengan membeli item ini dengan cepat, pada saat E-stein mendapatkan skill Ultimate dan dapat bergabung di pertarungan, status yang dimilikinya sudah akan lumayan membuatnya dapat bertahan lama.

Setelah berhasil membeli Chronos Crown, kamu dapat meningkatkan sepatumu menjadi Guardian Boots (Sepatu Penjaga). Sepatu ini akan membantu dengan membuat E-stein sedikit lebih keras. Pada saat mencapai build item ini, E-stein disarankan fokus melakukan push dan farming karena kemampuan bertarungnya belum maksimal (bertarung dengan hero lawan hanya kalau situasi memungkinkan).

Memasuki tahap krusial permainan, item yang harus dimiliki E-stein adalah Agility Wand (Tongkat Kegesitan). Kecepatan gerakan yang diberikan item ini akan berguna untuk E-stein yang memiliki mobilitas rendah. Selain itu peningkatan kekuatan spell yang diberikan juga cocok dengan skill Ultimate yang dimilikinya. Namun yang paling penting dari item ini adalah efek pengurangan cooldown-nya yang mencapai 20%. Ingat bahwa fokus dari build ini adalah mengurangi cooldown sebesar mungkin agar skill Ultimate E-stein dapat diaktifkan secara cepat.

Item berikutnya adalah Quick Pulse (Denyut Cepat). Item ini juga memiliki efek pengurangan cooldown sebesar 20% sehingga membeli item ini akan membuat status pengurangan cooldown menjadi 40% (tingkat maksimum). Selain itu, item ini merupakan item jenis durable sehingga status yang ditawarkan cenderung memperkeras E-stein. Dengan tambahan item-item sebelumnya, status dari item ini akan sangat cocok dan semakin membuat E-stein sulit dibunuh.

Untuk sisa 2 item selanjutnya, kamu dapat memilih 2 dari 3 pilihan item berikut sesuai situasi game dan gaya bermain masing-masing.

Pilihan item pertama adalah Crystal Hook (Tongkat Kristal). Efek slow yang ditawarkan item ini cocok dengan black hole milik E-stein. Ini akan membuat lawan semakin sulit untuk kabur dari black hole. Item ini mungkin lebih cocok dibeli jika E-stein mengalami ketinggalan dalam perkembangan build, dikarenakan harganya yang murah.

Pilihan selanjutnya adalah Frozen Shard (Tongkat Beku). Secara umum, item ini memang cocok untuk digunakan hero mage manapun. Selain status-nya, efek aktif yang dapat membekukan lawan juga akan sangat membantu terutama dalam pertarungan tim. Ini juga dapat digunakan untuk menghalangi lawan yang hendak kabur dari black hole milik E-stein.

Item terakhir yang dapat kamu beli adalah Pharoah's Shroud (Kain Kafan Firaun). Ini menjadi salah satu pilihan tepat akibat skill aktif yang dimiliki item ini. Salah satu kekurangan E-stein adalah mobilitasnya yang rendah yang membuat dia sangat sulit untuk melarikan diri dari musuh. Ini menyebabkan E-stein menjadi hampir pasti mati jika terjebak di antara hero-hero musuh. Namun efek aktif dari Pharoah mungkin saja dapat mengulur waktu hingga hero teman dapat datang membantu.

Build Skill E-stein

Untuk urutan peningkatan skill E-stein, kamu dapat memulai dengan skill 1. Skill ini akan membantu E-stein melakukan jungling di awal permainan, sekaligus membantu menekan lawan satu lane-nya. Setelah itu lanjutkan dengan meningkatkan skill 2, skill 4 lalu skill Ultimate.

Setelah memiliki semua skill, fokuskan untuk meningkatkan skill 1 hingga penuh (kecuali dapat mengambil skill Ultimate). Skill 1 E-stein merupakan skill yang paling penting karena pasukan cannon yang dapat dipanggil akan sangat berguna baik untuk harassing maupun saat pushing. Setelah skill 1, kamu dapat meningkatkan skill 2 hingga maksimum baru kemudian skill 4.

Tips menggunakan skill 1 E-stein

Penempatan posisi cannon adalah hal paling penting dalam menggunakan skill 1 E-stein. Posisi yang ideal adalah saat cannon tersembunyi dari hero dan tower musuh namun dapat menyerang hero lawan. Ini beberapa saran posisi untuk meletakkan cannon E-stein mu.

heroes-evolved-guide-e-stein-skill1-tips

Cara Memainkan E-stein

Early Game

heroes-evolved-guide-e-stein-early-game

E-stein melakukan jungling di awal permainan dengan bantuan skill 1

E-stein paling baik ditempatkan di lane tengah (mid lane), jadi sebaiknya kamu memberitahukan kepada rekan satu tim-mu pada fase memilih hero. Saat game dimulai, segera tingkatkan skill 1 dan lakukan teleport ke lane yang didapat. Pasanglah ward sesuai dengan posisi lane-mu (kamu dapat membaca guide tentang warding di sini). Setelah itu, bersiaplah untuk membunuh creep jungle. E-stein dapat dengan mudah melakukan jungling tanpa menerima damage akibat skill 1 miliknya. Melakukan ini dari awal permainan akan memberikan keuntungan gold dari lawan satu lane-mu.

Akan sangat sulit bagi E-stein untuk meraih kill di tahap awal permainan. Oleh karena itu, di tahap ini kamu sebaiknya fokus melakukan farming dan pushing. Jaga jarak E-stein dengan hero lawan, dan gunakan skill 1 untuk membunuh creep dan menyerang lawan. Jika kamu bisa dengan cepat menghancurkan tower lawan, maka ini akan menjadi keuntungan besar bagi tim-mu. Saat tower lawan hancur, kamu dapat melakukan pushing di lane lain sehingga lawan akan sulit mengejar ketertinggalan ini.

Mid Game

heroes-evolved-guide-e-stein-mid-game

E-stein membantu tim yang sedang di-gank lawan

Setelah mendapatkan skill Ultimate dan item yang memadai, maka meraih kill akan menjadi perkara mudah untuk E-stein. Di tahap ini, kamu sudah bisa secara aktif mengikuti pertarungan tim. Jangan ragu untuk menggunakan skill Ultimate jika kamu merasa akan terjadi pertarungan. E-stein hanya berguna di pertarungan saat skill Ultimate-nya aktif, jadi akan sulit jika kamu telat untuk mengaktifkan skill Ultimate. Terus perhatikan map dan bantu tim-mu saat terjadi pertarungan.

Namun jika kamu tidak menemukan pertarungan di manapun, kamu dapat terus melakukan pushing. Ajak rekan satu tim-mu untuk berkumpul untuk melakukan pushing. Tetap ingat untuk mengendalikan E-stein dalam jarak aman, dan gunakan skill 1 untuk melakukan serangan. Lalu saat hero lawan mulai berdatangan untuk melindungi tower mereka, aktifkan skill Ultimate-mu dan hancurkan mereka dengan black hole dan laser E-stein!

Late Game

heroes-evolved-guide-e-stein-late-game

Melakukan push bersama tim di tahap akhir permainan

Cara memainkan E-stein di tahap akhir permainan tidak jauh berbeda dari tahap sebelumnya. Jika sedang dalam kondisi menang, terus tekan lawanmu dengan cara berkumpul dengan tim-mu dan melakukan pushing. Jika kamu dengan cepat melakukan pushing maka lambat laun lawan akan kehabisan pilihan,

Namun saat berada di kondisi tertekan, fokuslah pada pertahanan di lane yang sedang diserang. Panggil pasukan cannon dengan skill 1 untuk membantumu bertahan dari creep-creep lawan. Jika hero lawan sudah mulai berkumpul, aktifkan skill Ultimate dan bersiaplah untuk melakukan pertarungan.

Kombinasi Hero

Kuat Melawan
heroes-evolved-saya Heroes-Evolved-Lunaria heroes-evolved-crystal
Saya Lunaria Crystal

E-stein secara umum kuat melawan hero-hero dengan mobilitas rendah. Ini karena hero tanpa cara untuk kabur akan menjadi mangsa mudah black hole E-stein. Terlebih lagi hero-hero dengan health rendah yang akan mati mudah jika tertangkap black hole. Maka dari itu, hero mage yang cenderung memiliki health dan mobilitas rendah seperti Saya, Lunaria, dan Crystal merupakan hero yang dapat dengan mudah dikalahkan E-stein.

Hati - Hati terhadap
Heroes-Evolved-Wolfram heroes-evolved-sun-wukong Heroes-Evolved-Guan-Yu heroes-evolved-bombom
Wolfram Sun Wukong Guan Yu BomBom

E-stein sangat kuat dalam pertarungan tim. Karena itu, dia justru harus berhati-hati hero-hero pembunuh yang lebih baik bergerak sendiri. Wolfram, contohnya, merupakan hero yang sangat tepat untuk melawan E-stein. Skill Wolfram dapat membuatnya menghilang dan tiba-tiba menyerang dan membunuh E-stein yang sedang bersembunyi di belakang.

Sun Wukong juga salah satu hero yang harus diwaspadai E-stein. Skill-nya dapat menyerbu E-stein dalam sekejap dan mempermudah ganking terhadap E-stein.

Selain hero yang dapat melakukan gank terhadap E-stein dengan mudah, E-stein juga lemah terhadap hero-hero yang dapat menghindari atau melawan skill-skill E-stein, terutama black hole-nya. Guan Yu, contohnya, menjadi kebal terhadap magic saat skill Ultimate-nya aktif, memudahkannya melawan skill-skill E-stein. Begitu pula dengan BomBom. Selain keras, BomBom dapat menghilang dengan skill-nya dan muncul kembali di dekat target, memudahkannya menyerang E-stein.

Cocok Dengan
Heroes-Evolved-Estrath Heroes-Evolved-Minos Hero-Nazar
Estrath Minos Nazar

Hero-hero yang paling cocok dipasangkan dengan E-stein adalah hero yang memiliki skill yang dapat memanfaatkan efek dari black hole milik E-stein. Minos dan Estrath merupakan beberapa contoh pilihan yang tepat. Mereka dapat menggunakan skill area mereka setelah hero-hero musuh terkumpul akibat efek black hole. Selain mereka, skill Ultimate dari Nazar juga dapat digabungkan dengan black hole untuk damage optimal.

Penutup

Sebagai hero terbaru di Heroes Evolved tahun 2017, E-stein benar-benar memiliki kekuatan yang tak terbatas. Dengan skill-skill yang dimilikinya, tidak aneh jika kita menganggap E-stein sekarang sebagai salah satu hero terkuat di Heroes Evolved. Didukung dengan sedikit latihan dan pembiasaan diri, tidak mustahil kamu akan menemukan dirimu dibanjiri kemenangan, medali MVP maupun kill terbanyak. Yang terpenting, menggunakan E-stein di ranked match bisa jadi tiketmu menuju rank yang lebih tinggi.

heroes-evolved-guide-e-stein-records

See you in matches!

BACA JUGA